KISI KISI SOAL KOMUNIKASI DATA SEMESTER 5 TEKNIK INFORMATIKA
1. Multiplexing adalah Teknik menggabungkan beberapa sinyal untuk dikirimkan secara bersamaan pada suatu kanal transmisi. Dimana perangkat yang melakukan Multiplexing disebut Multiplexer atau disebut juga dengan istilah Transceiver / Mux.
A. Jenis Teknik Multiplexing
Teknik Multiplexing yang umum digunakan adalah :
a. Time Division Multiplexing (TDM) :
Teknik Multiplexing yang umum digunakan adalah :
a. Time Division Multiplexing (TDM) :
@ Synchronous TDM
@ Asynchronous TDM
b. Frequency Division Multiplexing (FDM)
c. Code Division Multiplexing (CDM)
@ Asynchronous TDM
b. Frequency Division Multiplexing (FDM)
c. Code Division Multiplexing (CDM)
Sumber : http://elektro-unesa.blogspot.co.id/2011/04/multiplexing.html
2. Karakteristik statistical Time-Division Multiplexing
1. Prinsip kerjanya berkebalikan dengan
FDM
2. Pembagian kanal-kanal menjadi sebuah
keseluruhan output berdasarkan waktu
3. Mempunyai Time Slot
4. Digunakan ketika data rate dari
medium melampaui data rate dari sinyal digital yang ditransmisi.
5. Sinyal digital yang banyak (atau
sinyal analog yang membawa data digital) melewati transmisi tunggal dengan cara
pembagian porsi yang dapat berupa level bit atau dalam blok-blok byte atau yang
lebih besar dari tiap sinyal pada suatu waktu.
3
3. Fungsi dasar switcing
1. Menerima Sinyal dan Data dari
Komputer
Sama seperti hub, switch juga
memiliki fungsi yang penting dalam menerima sinyal dan juga data yang
dikeluarkan oleh suatu komputer yang biasanya memiliki peran sebagai server
atau host. Ketika sinyal sudah mulai dikeluarkan, maka switch akan menerimanya
dan siap untuk mentransmisikan sinyal tersebut ke seluruh komputer yang sudah
terhubung ke dalam suatu jaringan.
2. Mentransmisikan Data Dari Server ke
dalam Jaringan
Merupakan proses selanjutnya yang
dilakukan oleh switch. Ya, fungsi switch berikutnya adalah untuk membantu
mentransmisikan data berupa sinyal – sinyal yang keluar dari server ataupun
host menuju komputer atau client yang sudah terhubung ke dalam jaringan
tersebut. Dengan begitu, maka setiap komputer yang sudah terhubung ke dalam
jaringan dapat mengakses informasi dan juga data yang dimiliki oleh server
ataupun host.
3. Memperkuat Sinyal
Transmisi Dari Server Menuju Client
Fungsi berikutnya dari switch adalah
dapat membantu memperkuat sinyal yang ditransmisikan. dengan menggunakan
tampahan energi listrik, maka switch akan memiliki fungsi seperti hub aktif,
yang dapat memperkuat sinyal yang ditransmisikan ke dalam jaringan. Hal ini
tentu saja akan sangat berguna bagi para user, karena akses yang diperoleh akan
menjadi lebih cepat dan juga lebih baik karena sinyal yang ditransmisikan akan
menjadi lebih sempurna.
4. Mengatur dan Membatasi Jumlah paket
data Transmisi ke Client
Merupakan fungsi dari switch yang
tidak dimiliki oleh hub. Karena fungsi inilah, switch seringkali dikenal dengan
istilah smart hub. Switch dapat membantu membatasi dan juga mengatur paket data
yang akan ditransmisikan ke komputer tertentu. Seperti contoh diatas, data yang
dimiliki oleh server bisa dibatasi jumlahnya, sehingga ada beberapa client
dalam satu jaringan yang tidak akan memperoleh informasi tertentu.
5. Sebagai Central Connection Point
Fungsi switch berikutnya, masih sama
seperti fungsi dari hub, yaitu sebagai central connection point. SInyal –
sinyal data dari server atau host akan disentralisir d dalam perangkat switch
ini, yang kemudian akan menyelurkannya ke dalam jaringan. Sebagai central
connection point, maka apabila terjadi kerusakan pada perangkat keras switch,
akan berpengaruh ke jaringan komputer secara keseluruhan. Ketika hal ini
terjadi, maka kemungkinan seluruh jaringan komputer akan mengalami gangguan,
seperti koneksi yang terputus, atau koneksi yang melambat.
6. Berfungsi Sebagai Repeater
Fungsi dapat terjadi apabila anda
ingin menambah jarak dari network atau jaringan yang anda bangun. Dengan
memanfaatkan switch, maka anda bisa menambah jarak dari cakupan jaringan yang
anda bangun, sehingga tidak perlu menggunakan kabel yang telalu panjang.
7. Sebaga Splitter atau Pemisah
Switch juga memiliki fungsi sebagai
pemisah atau splitter dari jaringan. Misalnya, ketika anda memiliki rumah
dengan 2 lantai, maka anda dapat menggunakan switch untuk fungsi splitter alias
pemecahan.
44. IETF
( Internet Engginering Task Force ) adalah Komunitas International jaringan
terbuka dalam perancangan jaringan,operator,vendor peneliti berkaitan dengan
evolusi arsitektur Internet dan kelancaran Internet.
Sumber : http://www.ksl-ubl.or.id/2011/02/ietf-internet-engineering-task-force.html
55.
Elemen elemen switching
66. Pengertian
Switching Dan Signaling
Secara umum
arti switching dalam telekomunikasi adalah melakukan suatu proses hubungan
antara dua pelanggan telepon, sehingga keduanya dapat berbicara satu sama lain.
Signaling
adalah proses pertukaran sinyal antar komponen jaringan telekomunikasi di dalam
rangka pembentukan koneksi, maintenance koneksi, dan pemutusan koneksi
77. Karakteristik
frequency division multiplexing adalah
a.
Perelatan terminal terdiri dari bagian yang
mengirimkan sinyal frequensi ke repeater dan bagan penerima yang menerima
sinyal tersebut dan mengubahnya kembali menjadi frekuensi semula
b.
Peralatan penguat ulang dan equiment yang
fungsinya masing masing untuk mengkompesir redaman dan kecacatan redaman
sewaktu transmisi melewati
88. Dasar-dasar
Penyambungan Fungsi utama dari suatu sistem switching adalah untuk membangun
jalur elektrik antara pasangan inlet dan outlet yang diberikan. Ada 4 jenis
hubungan dapat dibangun melalui sistem penyambungan :
1.
Panggilan lokal antara dua pelanggan didalam sistem.
2.
Panggilan outgoing antara pelanggan dengan trunk
outgoing
3.
Panggilan incoming antara incoming trunk dan pelanggan
lokal
4.
Panggilan transit antara incoming trunk dan outgoing
trunk.
99. ISDN
(Integrated Services Digital Network) adalah suatu sistem telekomunikasi
di mana layanan antara data,
suara, dan gambar
diintegrasikan ke dalam suatu jaringan,
yang menyediakan konektivitas digital ujung ke ujung untuk menunjang suatu
ruang lingkup pelayanan yang luas. Para pemakai ISDN diberikan keuntungan
berupa fleksibilitas dan penghematan biaya, karena biaya
untuk sistem yang terintegrasi ini akan jauh lebih murah apabila menggunakan sistem yang
terpisah.
Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/ISDN

Komentar
Posting Komentar